Keberadaan kehidupan itu sendiri dapat membuat seseorang merenungkan pertanyaan tentang Tuhan. Kita tidak datang ke dalam dunia ini menurut kemauan sendiri.
Kita tak tahu kapan kita akan menutup mata untuk yang terakhir kali, kecuali bila kita bunuh diri.
Dan lagi, kita pun tak tahu dari mana sumber segala kehidupan ini muncul
Kehidupan adalah suatu misteri. Ia adalah sesuatu yang tidak berwujud – kita tidak dapat melihat, mendengar ataupun meraba "kehidupan". Akan tetapi, kehadirannya dapat dibuktikan dalam semua makhluk hidup.
Jika kita mengatakan bahwa makananlah yang memberikan kita khasiat untuk menyokong kehidupan, lalu mengapa kita begitu berbeda satu sama lain walaupun kita memakan makanan yang sama? Bukankah semua makhluk hidup seperti tanaman, serangga, dan binatang memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap makanan yang sama?
Bila kita memberikan pupuk dan air yang sama kepada dua jenis tanaman, maka yang satu akan menghasilkan bunga mawar sedangkan yang lain akan menghasilkan bunga bakung. Jadi, apakah yang membuat hati kita berdetak dan darah kita mengalir, atau yang membuat tunas-tunas berkecambah dan bunga-bungaan berbunga?
Kehidupan memancarkan energi. Bila kehidupan tinggal dalam suatu organisme, ia akan terus memancarkan energi dan mengalir melalui sistem metabolisme. Bila kehidupan meninggalkan suatu organisme, maka semua aktivitasnya akan berhenti sama sekali. Organisme itu akan mengalami pembusukan dan akhirnya kembali menjadi debu taNahum Dari manakah energi ini berasal?
Kehidupan menyatakan berbagai keajaiban. Semua makhluk hidup dapat tumbuh besar dan bereproduksi dalam kondisi-kondisi yang semestinya. Sedangkan, mesin-mesin buatan manusia tidak dapat tumbuh besar ataupun menggandakan diri sekalipun diberikan bahan bakar yang banyak sekali. Manusia mungkin dapat membinasakan kehidupan dengan menggunakan kekerasan. Namun dengan menggunakan teknologi yang tercanggih, para ilmuwan hari ini masih belum berhasil menciptakan kehidupan. Demikian pula para dokter dunia medis, dengan peralatan zaman ruang angkasa dan data yang terkini, tidak dapat mempertahankan hidup seseorang sampai selama-lamanya.
Kehadiran kehidupan adalah suatu misteri dan melampaui pengertian kita yang terbatas. Hanya Allah saja yang dapat memecahkan berbagai misteri tentang kehidupan. Dia adalah yang Mahatahu. PengetahuanNya jauh melampaui apa yang dapat kita ketahui dengan segala kemampuan kita yang terbatas. Alkitab memberitahu kita bahwa, “di dalam tangan-Nya (tangan Allah) terletak nyawa segala yang hidupdan nafas setiap manusia” (Ayub 12:10).
Tepatnya inilah sebabnya mengapa kita perlu mengetahui tentang Tuhan, terlebih di dunia ini. Bila kita ingin memahami tentang diri kita dan segala sesuatu di sekeliling kita, maka kita harus datang kepada sumber segala kehidupan – Allah.
Para pembaca yang terkasih, cobalah renungkan perkara ini: Di manakah sumber kehidupan dari segala makhluk hidup jika tidak ada Allah yang menciptakan serta memelihara kehidupan?
No comments:
Post a Comment