Sunday, 20 April 2014

Dari penggenapan nubuat-nubuat dalam Alkitab kita mengetahui akan adanya Tuhan

"Yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan."
(Yesaya 46:10)

Ayat Alkitab ini memberitahu kita bahwa Allah mampu menunjukkan suatu peristiwa sebelum peristiwa tersebut terjadi. Kita dapat melihat dari contoh-contoh berikut bahwa Allah menggenapi setiap nubuat menurut firman-Nya.


  • Nabi Yesaya menubuatkan bahwa Mesias akan dilahirkan oleh seorang perawan (Yesaya 7:14). Tujuh ratus tahun kemudian, perawan Maria melahirkan Yesus Kristus (Matius 1:18-23).
  • Mikha menubuatkan bahwa Mesias akan  dilahirkan di Betlehem (Mikha 5:1). Tujuh ratus tahun kemudian, Yesus Kristus dilahirkan di Betlehem (Matius 2:1-11).
  • Raja Daud menubuatkan bahwa Mesias  akan menanggung rasa sakit yang mengerikan dan orang-orang jahat akan menusuk kedua tangan dan kaki-Nya (Mazmur 22:13-19). Seribu tahun sesudah Raja Daud, Yesus Kristus mati dengan kedua tangan serta kaki-Nya dipakukan ke kayu salib (Yohanes 19:17-18,37).
Selain nubuat-nubuat tentang Yesus yang dinyatakan di atas, berikut ini adalah beberapa nubuat tentang Israel:


  • Nabi Yeremia telah sejak awal  memperingatkan tentang Nebukadnezar, raja Babel, yang akan menyatakan perang terhadap Yerusalem. Orang-orang Babel akan menghancurkan Bait Suci dan memperbudak orang-orang Yahudi. Setelah 70 tahun masa penawanan, orang-orang Yahudi akan dibebaskan dan mereka akan kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Suci mereka (Yeremia 25:9-12; 29:10). Dan sungguh, pada tahun 606 SM, orang-orang Babel menawan orang-orang Yahudi. Pada tahun 536 SM, Koresy raja Persia mengizinkan orang-orang Yahudi pulang ke negeri asal mereka (2 Tawarikh 36:17-23; Ezra 1:1-5).
  • Orang-orang Israel seringkali  membunuh para nabi dan bahkan menolak penyelamatan yang ditawarkan Kristus. Oleh sebab perkara ini, Yesus menubuatkan tentang penghancuran Yerusalam; orang-orang Yahudi akan kehilangan negaranya dan tercerai-berai (Matius 23:27-38; 24:1-2). Akan tetapi, setelah tiba saatnya, Allah masih akan mengasihani mereka dan mengumpul mereka kembali dari segala pelosok dunia ke negeri mereka untuk membangun kembali negara Israel yang baru (Yehezkiel 39:28-29). Menurut catatan-catatan sejarah, bangsa Roma mengepung Yerusalem pada tahun 70 M, dan telah menghancurkan Kota Suci hingga rata dengan taNahum Pada tahun 1948 M, kira-kira setelah 2000 tahun, Israel secara ajaib bangkit dan sekali lagi menjadi sebuah negara.
Contoh-contoh di atas hanya merupakan sebagian kecil dari begitu banyak nubuat dalam Kitab Suci. Tidak ada seorang manusia pun yang dapat meramalkan masa depan dengan sedemikian akurat dan melalui rentang waktu yang begitu panjang. Inilah mengapa umat Kristen memandang Allah sebagai Yang Mahatahu; yaitu, Dia mengetahui segala sesuatu.


No comments:

Post a Comment