Para ilmuwan memberitahu kita bahwa benda-benda angkasa memiliki orbit tetap dan frekuensi pergerakannya masing-masing, yang tidak pernah terlambat satu detik pun dalam pergerakannya, dan satu sama lain selamanya tak akan bertabrakan.
Selain itu, perubahan pada empat musim serta fenomena alam lainnya, bukanlah secara kebetulan berada dalam keadaan yang teratur. Ini adalah karena Allah Yang Mahakuasa "menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan" (Ibrani 1:3).
Pada persimpangan jalan raya, ada lampu lalu lintas atau polisi lalu lintas yang mengatur agar lalu lintas berjalan dengan tertib. Di alam semesta yang begitu maha luas ini, bagaimanakah keteraturan ini dapat terjadi bila tidak ada yang menjaga agar segala sesuatunya berjalan dengan semestinya? Hal ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Yang paling pantas untuk menjadi pengendali alam semesta ini haruslah yang memiliki pengetahuan yang sempurna atas segala sesuatu yang ada di dalamnya.
Dan siapakah yang lebih mengetahuinya daripada Dia yang menciptakannya? Lalu, selain daripada Allah, adakah orang yang pernah menyatakan dirinya sebagai arsitek dari alam semesta ini? Tidak ada. Hanya Alkitab saja yang membuat pernyataan seperti ini: “Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, – Dialah Allah – yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, – dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya untuk didiami – : ‘Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain’” (Yesaya 45:18).
No comments:
Post a Comment