Adam dan Hawa tidak hanya menerima hukuman atas kesalahan mereka, tetapi sifat dosa mereka juga diwariskan kepada anak-anak dan seluruh keturunan mereka. Karena itulah Allah memandang seluruh manusia sebagai orang-orang berdosa, dan tidak ada yang tidak bersalah di hadapanNya (Roma 3:23; Galatia 3:22). Dicatat dalam Alkitab, penguasa seluruh alam semesta adalah Allah yang adil. Hakim yang adil ini tidak akan membiarkan orang yang bersalah terlepas dari hukuman (Nahum 1:3), dan akan membalas setiap orang sesuai dengan apa yang telah ia perbuat (Roma 2:6). Tidak ada orang yang dapat melarikan diri dari pertanggungjawaban dosa.
Berikut ini adalah ganjaran yang diberikan Allah atas dosa di dunia:
- Menderita sengsara dalam kehidupan di dunia
- Kematian
- Kehancuran dunia
- Penghakiman setelah kematian
Kekayaan materi tidak dapat menghapus kesusahan dunia
Alkitab mencatatkan bahwa tidak ada orang dalam sejarah manusia yang mempunyai status, hikmat, pengetahuan, kekayaan dan kesukaan melebihi Salomo, dan tidak akan ada lagi orang yang seperti dia di masa yang akan datang. Walaupun Salomo mempunyai seluruh kemewahan dunia, ia mengakui Allah telah memberikan beban berat kepada manusia. Salomo berkata, “aku tidak merintangi mataku dari apapun yang dikehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun” (Pengkhotbah 2:10). Kita menganggap raja Salomo sebagai orang paling berbahagia di bumi. Sebaliknya, ia meratap, “ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari” (Pengkhotbah 2:11). Kenikmatan materi tidak dapat menghilangkan kesusahan dunia.
“...kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan” (Mazmur 90:10). “Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan” (Ayub 14:1). Sungguh hidup adalah susah payah dan sengsara terus menerus, dan penderitaan besar selalu muncul seperti semak dan duri yang terus tumbuh lagi dan lagi secepat mereka dicerabut. Semua ini adalah akibat dari dosa manusia, karena tanah yang kita pijak ini terkutuk (Kejadian 3:17-18; 5:29).
No comments:
Post a Comment