Sunday, 20 April 2014

Menyembah-Nya dalam roh

... Bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Tuhan itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. (Yohanes 4:23-24)

Ayat Alkitab di atas memberitahu kita bahwa Allah yang sejati menghendaki kita menyembah Dia dalam roh dan bukan dengan kemenyan, lilin, buah-buahan, daging, kue atau benda-benda pengorbanan lain. Manusia di dunia memiliki tubuh jasmani dan membutuhkan makanan untuk mempertahankan hidup mereka. Sedangkan Allah yang sejati adalah Roh yang tidak perlu memerlukan makan. Dan seandainya Ia membutuhkan makanan pun, Ia tidak perlu meminta manusia untuk memberi-Nya makan.
Allah berfirman melalui pemazmur:

Sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. Aku kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku. Jika Aku lapar tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.
(Mazmur 50:10-12)

Paulus mengatakan kata-kata yang tidak jauh berbeda kepada orang-orang Atena:
Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak akan diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.
(Kisah Para Rasul 17:24-25)

Janganlah kita tertipu dan mempercayai bahwa kita harus mempersembahkan benda-benda tertentu untuk dapat memperoleh perkenanan Allah. Allah ada di mana-mana (maha hadir); Allah mengetahui segala sesuatu (maha tahu); Allah mampu melakukan segala sesuatu (maha kuasa); karena itu, Ia mengetahui hati kita. Yang diminta Allah dari kita adalah agar kita menyembah-Nya dengan hati yang tulus dan mempersembahkan doa dalam roh.

No comments:

Post a Comment