Sunday, 20 April 2014

Dari pembentukan alam semesta kita mengetahui akan adanya Tuhan

“Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.”(Ibrani 3:4)

Ayat Alkitab ini memberitahukan kita bahwa sebuah rumah yang kecil pun ada yang membangunnya; apalagi matahari, bulan, bintang-bintang dan segala makhluk hidup di bumi. Tidakkah mereka juga ada yang membangun atau menciptakannya? Tingkat kerumitan dalam menciptakan segala makhluk hidup dan segala isi alam semesta ini melebihi membangun sebuah rumah.

Karena itu, seorang rasul Yesus berkata: “Sebab apa yang tidak nampak daripada-Nya – kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya – dapat nampak kepadapikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih” (Roma 1:20).

Ketepatan Ilmiah dalam Alkitab tentang Alam Semesta & Bumi

1. Bumi berbentuk bulat.
"Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi..."(Yesaya 40:22)
Pada tahun 700 SM, seorang nabi Ibrani bernama Yesaya mengutarakan apa yang tidak diketahui manusia hingga abad kelima belas. Sebelum mengenal kompas, dan pelayaran Columbus serta Magellan, orang percaya bahwa bumi berbentuk datar.

2. Bumi bergantungan di ruang angkasa tanpa penyangga.
"Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan."
(Ayub 26:7)
Kenyataan ilmiah ini ditemukan oleh Sir Isaac Newton pada tahun 1678 M. Akan tetapi, kitab Ayub kemungkinan telah ditulis sebelum tahun 1500 SM. Dan salah satu pandangan orang umum pada masa itu adalah bahwa bumi ini datar dan berada di atas punggung seekor penyu yang sangat besar, yang sedang berenang secara perlahan-lahan mengarungi sebuah lautan besar.Adakah Tuhan?

3. Jumlah bintang yang tidak terhitung.
"...Cobalah lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menhitungnya ...demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." (Kejadian 15:5)
Alkitab juga menunjukkan bahwa jumlah keturunan Abraham adalah seperti debu tanah di bumi (Kejadian 13:16; Yeremia 33:22; Ibrani 11:12). Karena itu, secara tidak langsung Allah menyatakan bahwa keturunan Abraham akan sama seperti bintang-bintang di langit atau pasir lautan yang tidak terhitung banyaknya.
Ptolemy, seorang ahli astronomi terkenal, pada tahun 150 SM menyatakan bahwa jumlah bintang-bintang adalah tepat 1,056.

4. Terdapat gunung-gunung dan jurang di dalam lautan.
"Lalu kelihatanlah dasar-dasar laut..."
(2 Samuel 22:16)
[Red: Terjemahan Alkitab Inggris versi NIV: “Lalu kelihatanlah lembah-lembah lautan...” (“The valleys of the sea were exposed...”)]
"Aku tenggelam ke dasar bumi..."
(Yunus 2:6)
[Red: Terjemahan Alkitab Inggris versi NIV: “Aku tenggelam ke dasar gunung-gunung...” (“To the roots of the mountains I sank down...”)]

Sejak dahulu, hingga kira-kira satu abad yang lalu, manusia membayangkan lautan ini adalah seperti sebuah mangkuk raksasa yang berisi air. Mereka percaya bahwa dasar lautan melandai dari garis pantai hingga ke tengah, di mana bagian tengah ini adalah yang terdalam. Kemudian, orang berpikir bahwa dasar lautan akan terus meninggi hingga ke sisi sebrang. Namun, sudah sejak tahun 1015 SM, penulis kitab Samuel menggambarkan lautan sebagaimana yang kita ketahui saat ini – di dalamnya terdapat gunung-gunung dan lembah.

5. Segala makhluk hidup berkembang biak menurut jenisnya masing-masing.
"Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap ...Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar..."(Kejadian 1:21,24)

Teori generasi spontan dari Aristoteles pada tahun 350 SM telah mendominasi dunia ilmu pengetahuan hingga berabad-abad kemudian. Mereka berargumentasi bahwa telur-telur berbagai binatang tingkat rendah seperti serangga, adalah berasal dari substansi-substansi yang membusuk. Katak dan makhluk kecil laut lainnya berasal dari kolam-kolam lumpur. Barulah pada 1862 Louis Pasteur membuktikan bahwa teori generasi spontan ini tidak benar.

No comments:

Post a Comment